Terindikasi Lakukan Kecurangan, KPU dan BAWASLU Bangkalan Dilaporkan ke DKPP oleh Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA)

Pada hari ini, Selasa 30 Juli 2019, jam 14.15 Wib, Kami Pengurus Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) mendatangi Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk melaporkan dugaan terjadinya pergeseran suara hasil Pemilu Legislatif 2019 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Awalnya, kami mengetahui kasus ini dari pemberitaan media online tentang kesaksian seorang kuasa hukum dari Caleg DPR RI Partai Gerindra Dapil Jatim XI Moh. Nizar Zahro, yang menyatakan adanya indikasi pemalsuan formulir C1 di Kabupaten Bangkalan.

Pengacara berani menyatakan pendapat adanya pemalsuan setelah dirinya melakukan inzage atau pemeriksaan barang bukti di Sidang Mahkamah Konstitusi.

Berangkat dari situlah, kami melakukan investigasi mendalam. Dari investasi itu kami mendapatkan 4 data. Pertama, C1 versi Situng yg meliputi 9 Kecamatan. Kedua, C1 versi Caleg Gerindra yang mencakup 9 kecamatan. Ketiga, Jawaban Bawaslu di Sidang MK. Dan keempat, jawaban Tim Advokasi KPU di Sidang MK.

Betapa kagetnya kami, setelah menganalisa dan membandingkan, ada indikasi pergeseran suara di 9 kecamatan di Kab. Bangkalan.

Suara rakyat adalah suara Tuhan. Vox populi vox dei. Tidak ada pihak manapun yang boleh memanipulasi suara rakyat. Satu suara saja digeser itu sudah menodai kesucian demokrasi. Pelakunya harus dihukum berat.

Atas ditemukannya perbedaan suara pada formulir C1, kami menganggap pihak penyelenggara lah yang harus bertanggung jawab. Yakni KPU Kab. Bangkalan dan Bawaslu Bangkalan.

Oleh karena itu, kami melaporkan kasus ini ke DKPP agar kasus ini diusut sesuai setuntas2nya. Bila terbukti adanya keterlibatan para komisioner KPU Kab. Bangkalan dan Bawasalu, maka harus diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Sanksi terberat perlu dijatuhkan agar ke depan tidak ada lagi pihak yang berani menggeser-geser suara rakyat. Tindakan menggeser suara telah mendzolimi rakyat dan perjuangan caleg.

PRIMA adalah organisasi yg konsen dengan penegakan demokrasi tanpa kecurangan. Kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Siapa pun yang menodai demokrasi dengan cara2 kotor harus ditindak tegas.

Alhamdulillah, laporan kami sudah diterima oleh DKPP. Kami berharap kasus ini segera disidangkan. Laporan ini adalah sebagai bentuk kepedulian PRIMA untuk menjadi pendidikan politik demi terwujudnya demokrasi yang berintergritas.

Jakarta, 30 Juli 2019

Hormat Kami,

SYARONI

Ketua Presidium PRIMA

Sumber Berita: http://teliksandi.net/news/nasional/terindikasi-lakukan-kecurangan-kpu-dan-bawaslu-bangkalan-dilaporkan-ke-dkpp-oleh-perhimpunan-masyarakat-madani-prima/